Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Karnamu

Kau tau, pernah kutempatkan seluruh nafas dari rongga hidup haya untuk melihatmu tersenyum di kala senja. Kau tau, pernah kubiarkan diriku kelaparan hanya untuk melihatmu meminum anggur termanis di dunia.  Kau tau, sakitnya memberi kesempatan itu, seperti menelan luka dikerongkongan yang kering, dan menganggap semua itu hanya semilir angin masa lalu. Kemudian kau hancurkan setiap pondasi yang kubangun di tengah-tengah jiwaku yang rapuh. Dan ketika aku beranjak, dengan mudahnya kau berkata "sungguh dia telah bahagia meskipun bukan denganku". Apa hakmu berucap?, apa hakmu menghakimi jiwa rapuhku yang kususun dari kehancuran, yang kususun agar bisa menjauhkanku dari dinginnya hujan musim dingin, dan kesendirian yang tak berujung. Apa yang kau tau soal bahagia?, padahal kebahagiaanku kau hancurkan tanpa tersisa. Apa yang kau tau soal menghargai?, kau tak sekalipun menghargai usahaku untuk mencintai segala kekuranganmu. Apa yang kau tau soal hidup?, padaha...